Fixie Bike – Life Style

Fixed-Gear Bicycle yang lebih dikenal dengan sebutan Fixie bike pada awalnya digunakan oleh kurir/Messenger untuk mengantarkan dokumen penting didaerah business center yang padat di Negara Eropa dan Amerika. Para messenger yang menggunakan Fixie bike akan bergerak lebih cepat dan dapat terhindar macet dari.

Seiring dengan perkembangan, sekarang Fixie bike sangat populer dikalangan anak kampus, pelajar bahkan orang kantoran. Tidak hanya di Negara Eropa dan Amerika, Fixie bike juga sudah sangat familiar di Tokyo dan Indonesia. Pada umumnya anak muda Tokyo menggunakan Fixie bike untuk comunitas akrobatik dan para bike lovers. Sedangkan di Indonesia, Fixie users sudah berkeliaran di daerah, kampus, sekolah, dan perkantoran.

Dengan bentuknya yang unik yaitu menyerupai sepeda balap untuk bagian depan dan bagian belakangnya sudah terdapat modifikasi. Untuk rem-nya juga berbeda dengan sepeda pada umumnya. Kalau sepeda pada umumnya terdapat kabel rem yang menjadi penghubung antara rem depan dan belakang dengan tuas rem di stang sepeda, Fixie bike malah tidak ada rem kabel, jadi harus punya kaki yang kuat untuk menahan pedal sampai laju sepeda berhenti.

Di Indonesia sekarang sudah banyak Fixie bike lovers community khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta. Untuk menjadi Fixie bike lover ternyata tidak mahal! Dengan budged 2jt – 6jt sudah bisa memiliki Fixie bike. Kalau mau lebih murah lagi, Anda bisa membeli spare-part yang disesuaikan dengan budged, kemudian dirakit sendiri. Tapi untuk pemula sebaiknya membeli Fixie bike yang sudah siap pakai sehingga tidak terlalu repot. Dan bagi yang demen otak – atik memang lebih puas jika Anda merakit sendiri. Anda bisa memilih spare-part yang disukai atau lebih baik jika Anda menginginkan kualitas yang lebih baik.

At last, bersepedah sekarang sudah menjadi life style sebagian kecil penduduk Indonesia dan ini merupakan hal yang positif. Coba bayangkan jika penduduk khusunya di kota besar seperti Jakarta banyak yang menggunakan sepedah untuk pergi ke kantor ataupun kampus, yang jelas no pollution, no need BBM, low cost, dan lebih sehat.

 

Published at JobsDB.com Magazine (second edition – July 2011)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s