Marhaban Ya Ramadhan

Advertisements

Cara Berbusana Sesuai Bentuk Tubuh

Bagi wanita tampil gaya dengan fashion tebaru merupakan faktor penting dalam kehidupan social mereka. Tampil gaya sih boleh, tapi harus tetap memperhatikan “who you are”.

Berbusana ala gue adalah bagaimana cara berbusana yang mengenal bentuk tubuh diri kamu sendiri dan memahami apa yang diperlukan oleh tubuh, bukan semata karena mengikuti fashion terkini. Karena pada dasarnya berbusana itu bagaimana mengalihkan perhatian orang dari kekurangan dalam diri kita pada kelebihan. So you have to be smart to know your body type and the real you!

Sebagian besar bentuk tubuh wanita termasuk dalam 4 kategori : Bundar (thick around the middle), tiangle (lebih besar pada bagian bawah), jam pasir (kecil pada bagian tengah), rectangle (lurus dari atas sampai bawah).
Berbusana Ala Gue
1. Bundar
Jika tubuh kamu cenderung besar pada bagian tengah (missal paska melahirkan), gunakan baju yang sedikit longgar (tidak ketat pada bagian tengah untuk menyembunyikan perut kamu yang penuh). Hindari untuk memakai belt, dan baju yang menggantung.

2. Triangle
Bentuk ini didefinisikan sebagai bahu dan dada yang lebih kecil dibandingkan dengan pinggul. Hindari pakaian seperti sweaters yang oversize, skinny jeans dan pants, dan rok yang extra ketat.

3. Jam Pasir
Bentuk tubuh dengan kategori seperti ini memang bentuknya seperti jam pasir, besar pada bagian dada, paha dan bokong. Sedangkan pada bagian garis pinggang dan lekuk tubuh mengecil. Gunakan baju yang menonjolkan bentuk tubuh, seperti bagian dada agak terbuka sehingga memperlihatkan bahu yang indah. Dan gunakan celana pensil ataupun rok A-line yang memperlihatkan bagian kaki yang indah.

4. Rectangle
Bagi kamu mempunyai bentuk tubuh, seperti bagian payudara dan pinggul yang sama, tidak mempunyai garis pinggang yang kelas, maka kamu termasuk dalam kategori ini. Hindari untuk menggunakan dress yang tipis dan ketat. Sebuah coat panjang dengan detail berstruktur geometris yang dipadu dengan ikat pinggang bisa membuat Anda terlihat lebih berlekuk dan seksi.

 

In Fashion Women vs Men

Pernahkah kamu memperhatikan keberadaan pria dan wanita dalam dunia fashion? Sadar atau tidak sadar, wanita selalu berusaha untuk mengikuti mode melebihi para pria. Selalu melihat trend terbaru dan menantikan seseorang akan menyanjung sosok terbaru mereka.

 
Wanita akan berlangganan majalah fashion untuk menelusuri fashion terbaru dan menjadi yang pertama untuk berpenampilan dengan gaya terbaru. Namum, banyak pria tidak terlalu memusingkan mode terbaru yang sedang trend dalam pasaran. Mereka lebih memilih kenyamanan dalam berpakaian dan tentu saja memakai pakaian yang sangat mereka sukai.

 
Penekanan pada kecantikan wanita telah meningkat banyak dalam abad terakhir ini. Media dan industri fashion juga lebih fokus pada perkembahan dunia fashion wanita dibandingkan pria. Banyak majalah yang mereview penampilan selebriti wanita dalam berpakaian atau pun memberikan tips dalam berbusana.

 
Pria jelas menunjukkan persaingan mereka dengan cara yang lain. Tidak melalui mode, tetapi para pria begitu tertarik dalam memperoleh otot dan kebugaran. Coba saja kamu perhatikan adik, kakak ataupun pacar mu, mereka lebih suka nongkrong di fitness center dari pada di mall.

Profesi Barista Semakin Banyak Dibutuhkan

Seiring dengan menjamurnya bisnis food & beverage di Indonesia, khususnya dalam hal ini adalah coffee shop membuat seorang Barista menjadi rebutan para pebisnis dalam dunia food & beverage. Sebelum lebih jauh, apakah Anda tahu apa Barista itu? Barista adalah seseorang yang menentukan kenikmatan cita rasa dan artistiknya penyajian dalam setiap produk coffee shop. Maka tidak heran kalau seorang Barista dikatakan sebagai posisi kunci untuk keberhasilah sebuah coffee shop / kedai kopi.

Di Indonesia sendiri, profesi Barista bisa dibilang langka. Hal ini sangat berbanding terbalik dengan bahan baku kopi yang diproduksi di Indonesia. Indonesia adalah negara penghasil kopi terbaik dan terbanyak di dunia. Di Jakarta sendiri hanya ada beberapa institusi atau bahkan hanya satu institusi saja yang memberikan pelatihan untuk menjadi seorang Barista profesional. Universita del Caffe (UDC) hadir di Indonesia belum lama ini. Program yang ditawarkan antara lain Ahli Espresso dan Kopi Kreatif.

Menjadi seorang Barista memang Anda harus benar-benar menyukai terlibat lansung dengan kopi. Temen saya bilang untuk menjadi seorang Barista yang profesional Anda harus memulainya dari 0 dan membutuhkan yang namanya dedikasi tinggi dan kerja keras untuk berhasil. Walaupun perkembangan coffee shop di Indonesia belum bisa disejajarkan dengan negara maju lainnya seperti Australia. Tapi Indonesia mempunyai potensi untuk itu.

Seorang Barista di Australia sangatlah sejahtera, mereka sangat dicari oleh pecinta kopi makanya pemilik coffee shop di Ausi sangat menjaga Baristanya untuk tetap bekerja dengan mereka. Terkadang juga pemilik coffee shop tidak segan-segan untuk menyekolahkan Barista mereka untuk meningkatkan keahlian menemukan cita rasa dan penyajian yang lebih baik.

Di Australia juga tidak sedikit Barista asal Indonesia yang bekerja disana. Kalau dibandingkan dengan Coffee Shop Indonesia memang Di Australia terlihat lebih profesional. Seperti kebersihan dan kerapihan produk kopi mereka. Karena orang Ausi sangat hygienes.

Saya rasa sudah banyak pebisnis Indonesia yang sudah melirik bisnis coffee shop. Ingat, sekarang minum kopi sudah menjadi lifestyle. So akan banyak pebisnis cafe, bar, resto, dan coffee shop yang akan membutuhkan Barista. Diluar dari ini seorang Barista juga akan sangat diperlukan oleh perusahaan manufacture mesin kopi. Karena dari seorang Barista lah mereka mendapatkan informasi yang akan digunakan untuk meningkatkan kualitas produk mesin.