Leadership Tips – Mencegah Kebosanan Karyawan

Sepertinya sudah lama saya tidak mengupdate blog saya ini, apa lagi menulis tentang leadership. Maklum saya agak sedikit sibuk belakangan ini. Dan hari ini saya ingin berbagi tips atau mungkin lebih tepat disebut dengan berpendapat.

 

Kenyataanya, setiap perusahaan mempunyai budaya dan management yang berbeda-beda. Umumnya perusahaan Barat mempunyai budaya yang lebih santai dan berorientasi pada hasil, tidak perduli bagaimana Anda menghasilkan ide itu atau menyelesaikan tugas Anda, yang penting hasil yang Anda berikan pada perusahaan. Berbeda dengan perusahaan Asia yang terlihat sedikit kaku (maaf ya kalau pendapat saya ini tidak berkenan). Keadaan perusahaan yang itu melulu bisa menimbulkan kebosanan entah itu dari sisi karyawan maupun sistem kerja yang tidak berkembang.

 

Sebagai seorang pemimpin sudah seharusnya dapat mencegah hal ini terjadi. Oleh sebab itu penting juga bagi seorang pemimpin untuk mengadakan penyegaran dengan perubahan. Tidak ada salahnya Anda membiarkan manager Anda untuk membentuk tim kerja dan strateginya sendiri. Sehingga mereka lebih bebas untuk berkreasi. Sejatinya, The secret of creativity is freedom to be creative.

Leadership Tips – Investasi Pada Manusia

Tidak mudah mempertahankan perusahaan dari persaingan yang semakin ketat seperti era ini. Banyak perusahaan – perusahaan baru bermunculan dengan pondasi kuat yang bisa saja menjadi ancaman terbesar bagi perusahaan Anda. Belum lagi persoalan-persoalan internal yang dapat menguras tenaga dan pikiran Anda sebagai seorang pemimpin.

Terkadang, seorang pemimpin sering melupakan masalah internal seperti masalah kepegawaian. Beberapa berasumsi bahwa hal ini bukan masalah serius “Biarkan saja mereka keluar, saya masih bisa mendapatkan karyawan yang lebih baik”. Kalau boleh saya katakan, asumsi seperti ini salah besar!

Ingat! kelangsungan hidup perusahaan sekarang tidak bisa lagi hanya dititik beratkan pada laba/uang. Laba bukan lagi raja, tapi keahlian, kemampuan, pengetahuan atas manusialah yang menjadi raja. Segala sesuatu yang bersifat materi bisa saja hilang dalam sekejab, tapi kemampuan dan pengetahuan manusia tidak akan pernah hilang jika Anda benar-benar memeliharanya.

Jika kita bisa merubah pola pikir kita dari laba dan laba kepada manusia yang ada di perusahaan, maka perusahaan Anda akan bertahan dari kematian dan bertahan lebih dari 3 abad. Ingat, perusahaan yang sukses adalah perusahaan yang dapat belajar dengan efektif. Belajar artinya dapat menerima perubahan secara terus menerus. Manusia adalah wujud yang fleksibel dan dapat berubah!